Pada edisi kali ini ijinkanlah saya untuk membahas suatu hal menarik yang berkaitan tentanf dunia maya / cyber. yg akan saya bahas yaitu dampak negatif yang ditimbulkan dari maraknya peredaran game online di indonesia berikut bagaimana solusi yang bisa diterapkan agar mengurangi masalah yang negatif akibat game online tsb. tanpa panjang lebar lagi mari kita bahas. saya mengutip dari pemberitaan media massa, dalam hal ini saya mengambil dari kompas yang berisikan sebagai berikut .
Selama enam bulan terakhir diketahui tujuh anak mencuri untuk memenuhi keinginannya bermain di warung internet atau persewaan playstation. Ini berdasarkan pantauan organisasi non-pemerintah Sahabat Kapas, Solo, terhadap anak-anak dampingannya.
Koordinator Sahabat Kapas Dian Sasmita mengatakan, usia anak yang tengah dalam tahap tumbuh kembang rentan terhadap dampak internet. Dampak negatif beraktivitas di depan layar berwarna dan bergerak, antara lain pada pola hubungan sosial dengan keluarga dan teman.
Menurut Dian, pergaulan anak yang hanya di games online saja membuat para pecandu games online menjadi terisolasi dari teman-teman dan lingkungan pergaulan nyata. Mereka juga terpengaruh perilaku agresif oleh apa yang dilihat dan dimainkan di game online.
"Bahkan dorongan untuk berbuat kenakalan kian besar demi memenuhi hasrat melanjutkan permaiannyanya. Selain itu, konsentrasi anak dalam pelajaran menurun. Tidak hanya itu, paparan cahaya radiasi komputer dapat merusak saraf mata dan otak," kata Dian, Minggu (1/7/2012).
Untuk itu, peran orang tua sangat diperlukan dalam mendampingi anak-anak memanfaatkan kecanggihan teknologi dan internet untuk hal yang positif. Salah satu yang bisa dilakukan adalah membatasi waktu anak-anak saat bermain game dan internet.
"Kami bersama beberapa organisasi lainnya berkampanye tentang internet sehat," kata Dian.
PADA mulanya, video games atau sejenisnya diciptakan hanya sekadar untuk mengisi waktu luang misalnya sedang menggu, dan sebagainya. Jenis ini dikenal dengan istilah dingdong. Karena itu, penempatannya pun hanya di pusat-pusat perbelanjaan atau di gedung-gedung bioskop dan pusat keramaian. Namun kenyataannya, kehadiran dingdong ini banyak disalahgunakan, misalnya saja didirikan di dekat sekolah dan di tempat-tempat yang kurang layak. Barangkali ini salah satu pencetus anak membolos dari sekolahnya.
Read More...
»» READMORE...